Budaya Asing
yg Ada di Indonesia
Pengertian
Budaya dan Peradaban2.1.1
Budaya
Budaya adalah suatu cara
hidup yang berkembang dan dimiliki bersamaoleh sebuah kelompok orang dan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budayaterbentuk dari banyak unsur yang
rumit, termasuk sistem agama dan politik, adatistiadat, bahasa, perkakas,
pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalahsuatu pola hidup menyeluruh dan
bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyakaspek budaya turut menentukan
perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budayaini tersebar dan meliputi banyak
kegiatan sosial manusia.Indonesia merupakan negara di bagian timur yang
menganut kebudayaantimur yang pada intinya banyak bersumber dari agama. Artinya
kepribadian orangtimur terletak pada hatinya. Dengan hatinya mereka menyatukan
akal budi, intuisi,intelegansi dan perasaan. Pemikiran timur lebih menekankan
unsur terdalamdalam jiwa. Macam-macam kebudayaan yang memiliki nilai timur
lebihmenekankan disiplin mengendalikan diri, sederhana, tidak mementingkan
dunia.
2.1.2 Peradaban
Istilah peradaban dalam
bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kitaterhadap
perkembangan kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaanmencapai puncaknya
berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah,
4
tinggi, sopan, luhur dan
sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaantersebut dikatakan telah memiliki
peradaban yang tinggi.Dengan batasan-batasan pengertian di atas maka istilah
peradaban seringdipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu
pengetahuan danteknologi, adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga
kepandaian menulis,organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju
dan kompleks.Fairchild, 1980:41, menyatakan peradaban adalah
perkembangankebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu yang diperoleh
manusia pendukungnya. Kontjaranigrat (1990 : 182) menyatakan peradaban untukmenyebut
bagian dan unsur kebudayaan yang halus, maju, dan indah sepertimisalnya
kesenian, ilmu pengetahuan, adat sopan santun pergaulan, kepandaianmenulis,
organisasi kenegaraan, kebudayaan yang mempunyai system teknologidan masyarakat
kota yang maju dan kompleks.Ibnu Khaldun (1332-1406 M) melihat peradaban
sebagai organisasi sosialmanusia, kelanjutan dari proses tamaddun (semacam
urbanisasi), lewat ashabiyah(group feeling), merupakan keseluruhan kompleksitas
produk pikiran kelompokmanusia yang mengatasi negara, ras, suku, atau agama,
yang membedakannyadari yang lain, tetapi tidak monolitik dengan sendirinya.
Pendekatan terhadap peradaban bisa dilakukan dengan menggunakan organisasi sosial, kebudayaan,cara
berkehidupan yang sudah maju, termasuk system IPTEK dan pemerintahannya.
Budaya
Asing Yang Berkembang di Indonesia – Kebudayaan merupakan
sesuatu yang bersifat abstrak dan dapat mempengaruhi suatu gagasan, ide,
tingkah laku dan pemikiran seseorang dalam kehidupannya sehari-hari. Sebagai
perwujudan dari kebudayaan misalnya pola perilaku, bahasa, kesenian,agama serta
berbagai peralatan kehidupan.
Namun pada era globalisasi ini banyak sekali budaya asing yang
masuk dan berkembang di Negara kita Indonesia. Sehingga kebudayaan loka yang
ada banyak berkurang atau bahkan hampir punah. Kebudayaan asing telah sukses
mendominasi segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia.
Masuknya budaya asing ke Indonesia menimbulkan berbagai efek.
Dari banyak contoh iklan media sosial di Indonesia secara umum mengacu kepada
kehidupan yang mencerminkan kegaulan dan cenderung meninggalkan hidup yang
tradisional.
Dimana
dalam jangka waktu tertentu akan mempengaruhi pola fikir masyarakat sehingga
mucul mindset bahwa kepentingan pribadi lebih utama dari
kepentingan bersama. Melalui proses demikian, banyak berbagai kalangan
masyarakat lebih bersifat individualis dan apatis. Jika keadaan demikian terus
dibiarkan berlangsung dikalangan pejabat yang memegang pemerintahan penting,
dikhawatirkan dapat menimbulkan kehidupan yang tidak seimbang bahkan bisa
merusak moral masyarakat karen budaya asing hanya mengutmakan kepuasan nafsu semata.
Perkembangan teknologi yang semakin canggih dari waktu ke waktu
merupakan salah satu perwujudan budaya asing yang masuk ke Indonesia. Masuknya
budaya asing tersebut tidak disaring oleh masyarakat Indonesia karena tingkat
pendidikan yang rendah sehingga menciptakan suatu budaya baru dan diterima
secara mentah.
Sebenarya jika kita memanfaatkan teknologi tersebut dengan
sesuai maka banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Akan tetapi banyak
oknum yang menyahgunakan kegunaan teknologi tersebut demi kepentingan
pribadinya.
Selain
itu ada lagi contoh kasus budaya asing masuk ke Indonesia yang
sebenarnya kurang baik diterapkan. Hal tersebut adalah perilaku budaya barat
dan style yang
mengenakan pakaian-pakaian minim sehingga bagian tubuh tertentu diperlihatkan
secara menonjol. Secara tidak langsung budaya tersebut merusak moral generasi
muda bangsa Indonesia.
Berbagai tindakan kejahatan seperti perkosaan telah marak
terjadi di berbagai daerah. Maka diharapkan budaya asing yang masuk ke
Indonesia disaring dan diterapkan sesuai dengan nilai yang terkandung dalam
Pancasila agar kehidupan bangsa tetap selaras dan seimbang.
Dampak-dampak
kebudayaan asing di indonesia :
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi
kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi
yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai
bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya
dan lain- lain akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme terhadap bangsa.
1. Dampak Positif
a. Perubahan
Tata Nilai dan Sikap
dan sikap masyarakat yang semula irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya
ilmu pengetahuan dan teknologi
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih
mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat
Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan
transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran
dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
2. Dampak Negatif
a. Pola Hidup
Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang
kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk
mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat
mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa
mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya Hidup
Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di
Indonesia.Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang
tua, kehidupan bebas remaja,
remaja lebih menyukai dance dan lagu barat dibandingkan tarian dari Indonesia
dan lagu-lagu Indonesia, dan lainnya. Hal ini terjadi karena kita sebagai
penerus bangsa tidak bangga terhadap sesutu milik bangsa.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya
ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah
antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. Kesenjangan social menyebabkan adanya jarak antara
si kaya dan si miskin sehingga sangat mungkin bias merusak kebhinekaan dan
ketunggalikaan Bangsa Indonesia.
Sebagai
contoh, beberapa budaya atau kebiasaan asing yg telah ada di indonesia adalah :
kebiasaan memakai pakaian minim, meminum minuman keras, banyaknya pembukaan
tempat-tempat maksiat seperti bar, diskotek, casino, dan lain sebagainya.
pendapat
saya : memang tidak bisa dipungkiri atau dihindari bahwa budaya asing telah
meracuni dan mengikis sedikit demi sedikit budaya asli indonesia. tapi kita
sebagai penerus bangsa setidaknya tetap berjuang untuk mempertahankan
kebudayaan asli tanah air, jangan sampai hilang untuk selamanya. dan jangan
asampai juga anak cucu kita nanti tidak tau kebudayaan asli tanah airnya
sendiri.
Nama : Afif
Ibrahim
NPM : 10215233
Kelas : 1EA22